Di dalam proses penelitian, seorang peneliti akanrnmemulainya dengan membuat asumsi “how they will learn” danrn“what they will learn”. Klaim-klaim ini sering disebut sebagairnparadigma (Lincoln & Guba, 2000; Mertens, 1998), atau asumsirnfilosofis, epistemologi, dan ontologi (Crotty, 1998), atau metodarnpenelitian (Neuman, 2000).rnSecara filosofis, peneliti akan membuat klaim mengenai …